Alfalfa (Medicago sativa) adalah tanaman sejenis tanaman
herba tahunan yang memiliki beberapa ciri, yaitu berakar tunggang, batang
menyelusur tegak dari dasar kayu dan tingginya berkisar 30-120 cm, serta daun
tersusun tiga. Tangkai daun berbulu dan berukuran 5-30 mm. Kedalaman akar
alfalfa dapat mencapai 2-4 meter. Saat memulai perkembangan batang, tunas
aksiler di bagian bawah ketiak daun akan membentuk batang sehingga mahkota pada
bagian dasar menjadi pangkal dan tunas aksiler di atas tanah membentuk percabangan.
Perbungaan tersusun pada tandan yang padat dengan bunga kecil berwarna kuning.
Tumbuhan ini mampu hidup hingga 30 tahun, bergantung dari keadaan lingkungan.
Alfalfa juga memiliki bintil (nodul) akar yang mengandung bakteri Rhizobium
meliloti sehingga dapat menambat atau mengikat nitrogen dari atmosfer untuk
keperluan tumbuhan.
Alfalfa kaya akan berbagai zat gizi. Kandungan klorofilnya
sangat tinggi, sehingga tumbuhan yang banyak dimanfaatkan daunnya ini dipercaya
bisa menyembuhkan bermacam penyakit, mulai dari perut kembung sampai kanker.
Kata alfalfa mungkin masih terasa asing di telinga orang
Indonesia. Tanaman alfalfa memang belum banyak dibudidayakan di sini, meski
berbagai produknya banyak dijual di pasaran. Salah satunya dalam bentuk suplemen.
Sejak abad ke-6, alfalfa (Medicago sativa) telah digunakan
oleh bangsa Cina untuk mengobati batu ginjal dan kembung. Alfalfa juga
dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti kanker dan kencing
manis. Di Eropa, alfalfa dikenal sebagai "obat rakyat" yang sangat
baik untuk memperlancar kencing.
Alfalfa merupakan tanaman kacang-kacangan yang tumbuh di
berbagai kondisi iklim, dengan kemampuan adaptasi cukup baik, sehingga tersebar
di berbagai belahan dunia. Amerika Serikat merupakan produsen alfalfa terbesar
hingga saat ini.
Kandungan gizi per 100 gram Alfalfa
Zat Gizi
|
Kadar
|
Energi
|
23 kkal
|
Karbohidrat total
|
2,1 g
|
Serat pangan
|
2,9 g
|
Lemak total
|
0,7 g
|
Protein
|
4,0 g
|
Vitamin A
|
155 IU
|
Vitamin C
|
8,2 mg
|
Vitamin K
|
30,5 mg
|
Asam folat
|
36 mkg
|
Sumber: www.nutritiondata.com
The
best choice for health…



No comments:
Post a Comment